Paul Pogba Ditentukan Absen di Piala Dunia 2022 Usai Natural Kemunduran Cedera

Paul Pogba Ditentukan Absen di Piala Dunia 2022 Usai Natural Kemunduran Cedera

Paul Pogba Ditentukan Absen di Piala Dunia 2022 Usai Natural Kemunduran Cedera

tahta4d – Timnas Prancis terus menjadi banyak kehabisan pemain pilar buat mempertahankan gelar dunia mereka dengan Paul Pogba yang belum memainkan satu juga laga kompetitif bersama Juventus tidak hendak dapat turut terbang ke Qatar.

Gelandang Paul Pogba ditentukan hendak melupakan Piala Dunia 2022 mendatang. Bersama timnas Prancis dikala dia hadapi kemunduran pada cederanya. Serta wajib melanjutkan rehabilitasi dari luka lutut yang dialami semenjak Juli. Semacam yang diberitakan via Tahtasport.

Paul Pogba Ditentukan Absen di Piala Dunia 2022 Usai Natural Kemunduran Cedera

Pemain berumur 29 tahun itu mengakhiri kontraknya di Manchester United. Yang tidak diperpanjang di masa panas ini serta ia setelah itu memutuskan kembali ke klub lamanya. Juventus sambil berniat buat dapat meyakinkan kalau The Red Devils sudah salah buat melepasnya.

Alih- alih dapat melaksanakannya, pemain timnas Prancis itu malah terus menjadi meyakinkan kalau raksasa Premier League telah membuat keputusan pas buat tidak memperbarui kontraknya di Old Trafford serta raksasa Serie A yang ceroboh buat mengontraknya dengan riwayat cederanya yang kurang baik sepanjang waktunya di Inggris.

Paul Pogba belum pernah mencatatkan penampilan kompetitif untuk Juventus semenjak ia dikontrak pada masa panas. Kemudian lantaran ia telah hadapi luka pada bulan Juli di laga persahabatan serta itu buatnya. Diperkirakan absen sepanjang tiga- empat bulan.

Ia pernah berharap dapat pulih lebih kilat dalam proses rehabilitasinya. Tetapi nyatanya itu tidak cocok rencana dengan gelandang 29 tahun itu. Saat ini ditentukan hendak absen di Piala Dunia 2022 mendatang bersama timnas Prancis.

Bisa jadi Juventus memanglah mengontraknya secara leluasa transfer dari Manchester United, perkaranya merupakan gelandang itu digaji sangat besar di Turin. Buat apa menggaji pemain dengan bayaran menggapai Rp 124 Milyar per tahun tetapi servisnya tidak bisa digunakan? Sayangnya raksasa Turin tidak memperhitungkan riwayat luka pemenang Piala Dunia 2018 tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *